Tampilkan postingan dengan label Selingkuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selingkuh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 April 2013

Novi Amelia Jadi Istri Simpanan ?


Lelaki mana yang tidak tertarik dengan model cantik Novi Amelia ini ? Pose seksinya yang hanya mengenakan bikini memperlihatkan kemolekan tubuhnya yang mulus membuat Kaum lelaki menelan ludah.Foto-foto hotnya sudah lama beredar di internet dan menjadi objek masturbasi Lelaki kesepian.Kecantikan Novi tentunya banyak menarik Lelaki berduit untuk berlomba-lomba mendapatkannya.Beruntung sekali Lelaki yang bisa menjadikan Novi Amelia sebagai Istri simpanannya.Di saat lelaki lain hanya bisa bermasturbasi melihat kemolekan tubuh Novi,lelaki ini dengan leluasa menggumuli tubuh molek Novi Amelia.Tentu saja sensasi berejakulasi di dalam vagina Novi Amelia sangat berbeda jika berejakulasi dengan tangan sendiri walaupun harus dibayar mahal.

Novie Amelia 001 Novie Amelia 002 Novie Amelia 003

Novie Amelia 003a Novie Amelia 004 Novie Amelia 004a

Novie Amelia 005 Novie Amelia 006 Novie Amelia 007

Novie Amelia 008 Novie Amelia 0010 Novie Amelia 0011

Novie Amelia 0012 Novie Amelia 0013 Novie Amelia 0016

Novie Amelia 0017 Novie Amelia 0018 Novie Amelia 0019

Novie Amelia 0020 Novie Amelia 0021 Novie Amelia 0022

Novie Amelia 0023 Novie Amelia 0024

Kabar Novi Amelia menjadi wanita simpanan mencuat setelah pihak polisi mengetahui tempat tinggalnya. Di mana Novie selama ini diketahui tinggal di apartemen mewah Sudirman Park, Jalan KH. Mas Mansur Kav. 35, Karet Tengsin, Jakarta Barat. Pasalnya, apartemen Novi itu memiliki harga jual mencapai Rp 1,6 milyar, atau sewa per bulan Rp 9,5 juta. Dan setahunnya bisa mencapai Rp 100 juta. Dari mana Novi bisa mendapatkan uang sebanyak itu? Padahal, Novi hanya merupakan seorang model yang sudah tidak aktif sejak 2010 lalu. Banyak yang menduga bahwa biaya hidup dan apartemen Novi itu dikeluarkan oleh pejabat yang menjadi pacar Novi. Novi juga disebutkan menjalin hubungan gelap dengan seorang pengusaha di Jakarta.

Minggu, 20 Mei 2012

Kisah Perselingkuhan – 2

Hingga suatu saat ketika Yanti melepas ciuman bibirnya, lalu mulai menciumi leherku dan semakin turun ke bawah, bibirnya kini menemukan buah dadaku yang mengeras. Tanpa berkata-kata sambil sejenak melirik padaku, Yanti menciumi dua bukit payudaraku secar bergantian. Napasku mulai memburu hingga akhirnya aku menjerit kecil ketika bibir itu menghisap puting susuku. Dan sungguh aku menikmati semuanya, karena baru pertama kali ini aku diciumi oleh seorang wanita.

“Akh.., Yaantii.., oh..!” jerit kecilku sedikit menggema.
“Kenapa Rid.., enak ya..!” katanya di sela-sela menghisap putingku.
“Iya.., oh.., enaaks.. teruus..!” kataku sambil menekan kepalanya.
Diberi semangat begitu, Yanti semakin gencar menghisap-hisap putingku, namun tetap lembut dan mesra. Tangan kirinya menahan tubuhku di punggung.

Kisah Perselingkuhan – 1

Namaku Faridha. Orang biasa memanggilku dengan Ridha saja. Aku lahir tahun 1975 di sebuah kota terkenal dengan julukannya, yaitu kota hujan. Aku telah menikah dengan seorang pria keturunan Jawa bernama Mas Hadi. Kami dikarunai seorang anak laki-laki yang kulahirkan di akhir tahun 1999. Oh.. iya, aku menikah dengan Mas Hadi pada tahun 1998, bulan April.

Kehidupan kami biasa saja, dari segi ekonomi sampai hubungan suami istri. Aku dan suamiku cukup menikmati kehidupan ini. Suamiku yang kalem dan sedikit pendiam adalah seorang pegawai swasta di kotaku ini. Penghasilan sebulannya cukup untuk menghidupi kami bertiga. Namun kami belum begitu puas. Walau bagaimana kami harus merasakan lebih bukan hanya sekedar cukup.

Jumat, 18 Mei 2012

Bercinta dengan gigolo – 3

Aku ke kamar mandi supaya badan segar, kuguyurkan air hangat di sekujur tubuhku, kusiram rambutku yang tidak karuan bercampur bau sperma. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 10.30 malam ketika aku keluar dari kamar mandi. Kulihat mereka duduk di sofa, Rio dan Andre di sofa panjang sementara Hendra di sofa satunya, masih bertelanjang. Ketika aku datang hanya berbalut handuk, ranjang sudah dirapikan, entah apa rencana mereka, pikirku. Persetan yang penting aku dapat menikmati dan kuikuti permainannya.

Rupanya aku terlalu lama dan asyik mandi hingga tidak tahu kalau makanan datang dan sudah tersaji di meja. Aku merasa lapar, maklum habis selesai dengan Rio disambung sama Andre dan aku belum makan sejak tadi siang. Aku duduk di antara Rio dan Andre, yang kemudian disambut tarikan handuk pembalut tubuhku oleh Rio hingga terlepas. Keduanya langsung mencium pipiku kiri kanan dan kusambut remasan di kejantanan mereka yang agak menegang.

Bercinta dengan gigolo – 2

Entah sudah berapa lama tertidur ketika kurasakan sesuati menggelitik vaginaku. Sambil membuka mata yang masih berat, kulihat kepala sudah terbenam di selangkanganku yang telah tebuka lebar. Ah, Rio mulai lagi, pikirku. Ketika aku menoleh ke sofa mencari Hendra, kulihat dia telanjang duduk di samping Rio yang juga telanjang sambil tersenyum ke arahku. Jadi siapa yang bermain di vaginaku saat ini, terkaget aku dibuatnya. Langsung duduk kutarik rambutnya dan ternyata si Andre, teman Rio yang kusuruh pulang bersama si pendek tadi.

Sebenarnya dia tidak terpilih bukan karena aku tidak tertarik, tapi aku harus memutuskan satu di antara dua yang baik.
“What the hell going on here..?” pikirku, tapi tidak sempat terucap karena permainan lidahnya sungguh menggetarkan naluri kewanitaanku.
Kubiarkan Andre bermain di selangkanganku dan kunikmati permainan lidahnya, meskipun tidak sepintar Rio, tapi masih membuatku menggelinjang-gelinjang kenikmatan.

Sang Dewi – 1

Aku sama sekali tak menyangka bakal ketemu Dewi di lobby sebuah hotel berbintang di kawasan pantai senggigi Lombok bersama seorang laki laki cina yang sudah cukup umur, mungkin sekitar 55 tahun, yang aku tahu pasti bukan suaminya, mereka bergandengan mesra melintasi lobby tanpa memperhatikan sekitarnya, aku yakin dia tidak melihat keberadaanku di sana, mereka menuju sebuah mobil mewah yang sudah menunggu di depan lobby dan melesat pergi.

Aku tak bisa memikirkan hal itu lebih lama karena acara “Manager Gathering” segera di mulai, hari ini adalah hari terakhir dari tiga hari acara yang diselenggarakan kantor pusat, acara yang rencananya selesai pukul 19:00 molor dan ditutup pada pukul 21:30.
Dari kejauhan kulihat Dewi melewati lobby sendirian menuju lift, kupercepat jalanku untuk menyapanya sebelum dia masuk lift.